Doa Masuk Desa Atau Kota

Doa Perjalanan
#perjalanan

اَللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَاوَاتِ السَّبْعِ وَمَا أَظْلَلْنَ، وَرَبَّ اْلأَرَضِيْنَ السَّبْعِ وَمَا أَقْلَلْنَ، وَرَبَّ الشَّيَاطِيْنِ وَمَا أَضْلَلْنَ، وَرَبَّ الرِّيَاحِ وَمَا ذَرَيْنَ. أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَـٰذِهِ الْقَرْيَةِ وَخَيْرَ أَهْلِهَا، وَخَيْرَ مَا فِيْهَا، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ أَهْلِهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا

Allaahumma robbas-samaawaatis-sab'i wa maa azhlalna, wa robbal arodhiinas-sab'i wa maa aqlalna, wa robbasy-syayaathiini wa maa adhlalna, wa robbar-riyaahi wa maa dzaroina. As-aluka khoiro haadzihil quryati wa khoiro ahlihaa, wa khoiro maa fiihaa, wa a'uudzu bika min syarrihaa wa syarri ahlihaa wa syarri maa fiihaa.

Ya Allah, Tuhan tujuh langit dan apa yang dinaunginya, Tuhan penguasa tujuh bumi dan apa yang di atasnya, Tuhan yang menguasai setan-setan dan apa yang mereka sesatkan, Tuhan yang menguasai angin dan apa yang diterbangkannya. Aku mohon kepadaMu kebaikan desa ini, kebaikan penduduknya dan apa yang ada di dalamnya. Aku berlindung kepadaMu dari kejelekan desa ini, kejelekan penduduknya dan apa yang ada di dalamnya.

HR. Al-Hakim, menurut pendapatnya, hadits tersebut adalah sahih. Imam Adz-Dzahabi menyetujuinya 2/100, Ibnus Sunni, no. 524. Menurut Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Takhrij Adzkar 5/154: "Hadits tersebut adalah hasan." Bin Baz berkata: Hadits itu diriwayatkan pula oleh An-Nasai dengan sanad yang hasan. Lihat Tuhfatul Akhyar, hal. 37. Sumber: Hisnul Muslim.

Doa Lain dengan Kategori 'Doa Perjalanan'

Doa Naik Kendaraan

HR. Abu Dawud 3/34, At-Tirmidzi 5/501, dan lihat Shahih At-Tirmidzi 3/156. Sumber: Hisnul Muslim

Doa Musafir Kepada Orang Yang Ditinggalkan

HR. Ahmad 2/403, Ibnu Majah 2/943, dan lihat Shahih Ibnu Majah 2/133. Sumber: Hisnul Muslim.

Doa Orang Mukim Kepada Musafir

HR. At-Tirmidzi 2/7, At-Tirmidzi 5/499, dan lihat Shahih At-Tirmidzi 2/155. Sumber: Hisnul Muslim.

Doa Bepergian

Apabila kembali dari bepergian, doa di atas dibaca, dan ditambah: آيِبُوْنَ تَائِبُوْنَ عَابِدُوْنَ لِرَبِّنَا حَامِدُوْنَ Aayibuuna taa-ibuuna 'aabiduuna lirobbinaa haamiduun. Kami kembali dengan bertaubat, tetap beribadah dan selalu memuji kepada Tuhan kami. HR. Muslim 2/998. Sumber: Hisnul Muslim.

Doa Musafir Menjelang Subuh

HR. Muslim 4/2086, Syarah An-Nawawi 17/39. Sumber: Hisnul Muslim.

Doa Singgah Di Suatu Tempat, Baik Dalam Bepergian Ataupun Tidak

HR. Tirmidzi 3437 dan An Nasai 5433. Dari Khaulah binti Hakim, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barang siapa yang singgah di sebuah tempat kemudian ia mengatakan: (doa di atas), niscaya tidak akan ada yang memudharatkannya.” Sumber: https://muslim.or.id/19063-dzikir-dan-doa-mohon-perlindungan-dari-bahaya.html

Doa Masuk Desa Atau Kota

HR. Al-Hakim, menurut pendapatnya, hadits tersebut adalah sahih. Imam Adz-Dzahabi menyetujuinya 2/100, Ibnus Sunni, no. 524. Menurut Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Takhrij Adzkar 5/154: "Hadits tersebut adalah hasan." Bin Baz berkata: Hadits itu diriwayatkan pula oleh An-Nasai dengan sanad yang hasan. Lihat Tuhfatul Akhyar, hal. 37. Sumber: Hisnul Muslim.

Doa Masuk Pasar, Mall, Terminal, Bandara Dan Pusat Keramaian Lainnya

HR. Turmudzi 5/291, Hakim 1/538, dan dihasankan al-Albani dalam shahih Turmudzi 3/152. Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhuma, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Siapa yang masuk pasar, kemudian dia membaca: (doa di atas), maka akan dicatat untuknya satu juta kebaikan, dihapuskan satu juta kesalahan, dan diangkat satu juta derajat." Bisa anda bayangkan, dengan hanya membaca dzikir di atas ketika masuk pasar, kita bisa mendapatkan pahala yang sangat besar. Mengapa bisa demikian? Sebagian ulama menjelaskan: Orang yang berdzikir ketika masuk pasar menunjukkan kedekatan yang sangat kuat antara orang ini dengan Allah. Di pasar, umumnya orang sibuk dengan dunia, dia masih mengingat Allah. Di pasar, umumnya orang lupa Allah, dia justru berdzikir kepada Allah. Di pasar, umumnya orang bermaksiat, dia justru mendekatkan diri kepada Allah. Dia mengingat Allah di tengah-tengah masyarakat yang lupa Allah. Dia berdzikir, di tengah-tengah orang yang lengah dengan ibadah. Sikap semacam ini tidak mungkin bisa dilakukan kecuali oleh orang yang hatinya merasa diawasi oleh Allah dan rajin dalam membasahi lidahnya dengan dzikir. Karena itu, layaklah orang ini mendapatkan imbalan yang besar di sisi Allah. (Tajridul Ittiba', Ibrahim Ibrahim ar-Ruhaili). Catatan: Memperbanyak dzikir juga berlaku ketika anda memasuki daerah yang umumnya manusia lupa Allah, seperti tempat rekreasi, terminal, bandara, mall, dst. Manfaatkan kesempatan besar di tengah kelengahan masyarakat, untuk mendapatkan pahala yang berharga di sisi Allah. Karena itu, biasakan lisan anda untuk selalu basah dengan dzikir. Sumber: http://www.facebook.com/doa.dzikir.shahih.harian/posts/146376235462443

Doa Bila Binatang Atau Kendaraan Tergelincir

HR. Abu Dawud 4/296 dan Al-Albani menyatakan, hadits tersebut shahih dalam Shahih Abi Dawud 3/941. Sumber: Hisnul Muslim.

Doa Pulang Dari Bepergian

HR. Al-Bukhari 7/163, Muslim 2/980. Sumber: Hisnul Muslim.